Tips dan Cara Membuat E-Passport (Paspor Elektronik)

16.55.00 Bluepacker ID 82 Comments


Beruntunglah bagi pemilik paspor yang hampir habis masa berlakunya? Loh, kenapa beruntung? Iya dong beruntung, karena bisa sekalian diganti dengan e-pasport yang memiliki kegunaan hampir sama dengan paspor biasanya.

Hmmm, E-pasport itu makanan apa lagi ya? Duh, E-passport itu paspor dengan bentuk lebih modern dan canggih karena memiliki chip sebagai penyimpan data pribadi dan perjalanan yang telah dilakukan. Jadi, tidak ada bedanya dengan paspor berwarna hijau namun sebagai informasi, desain dari e-passport lebih berwarna dan bagus serta detail di tiap lembarnya, terlebih lagi warna dasar e-pasport ini adalah BIRU. Catat ya BIRU. Mata saya langsung terpukau mendengar kata biru. Warna biru membuat saya jatuh cinta pada E-passport.

Bagi penyuka Jepang seperti saya, E-passport juga memiliki peranan sangat penting karena dengan E-pasport maka kesempatan mengunjungi Jepang tanpa visa pun dapat terlaksana atau biasa disebut Visa Waiver. Persyaratannya hanya mendaftarkan e-passport ke kedutaan Jepang di Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Lokasi keduataan Jepang bersebelahan dengan The Plaza.

Persyaratan Dokumen E-Pasport


Bagian ini sangatlah penting, jadi perhatikan dengan seksama dan dalam tempo sesingkat-singatnya agar dapat lolos dibagian tahap awal. Persyaratan dokumen yang harus dipenuhi antara lain :
  1. Kartu Tanda Penduduk
  2. Akte Kelahiran
  3. Kartu Keluarga
  4. Ijazah
  5. Surat Rekomendasi (Domisili Luar Jabodetabek)
  6. Pernyataan Paspor Baru (Bagi Pemohon Perpanjangan Paspor diharapkan membawa Paspor Lama)

Semua dokumen “ASLI” persyaratan ini harus dipenuhi dan difotokopi dalam lembar “A4” termasuk KTP. Satu dokumen ASLI tertinggal ataupun tidak ada, maka pemohon harus pulang kembali ke rumah untuk mengambil dokumen tersebut. Jadi diharapkan cek terlebih dahulu sebelum berangkat. Apabila tidak difotokopi dalam lembar A4, maka pemohon diharapkan segera mengantinya dengan fotokopi di lembar A4, pemohon dapat melakukan fotokopi di koperasi Imigrasi. Dokumen ASLI akan di kembalikan pada saat akhir wawancara, yang diambil oleh petugas hanya dokumen fotokopi saja. 

Informasi Penting Tentang E-Passport
  • Pengajuan E-passport hanya dapat dilakukan dengan permohonan walk-in saja, untuk sementara tidak dapat dilakukan secara online
  • E-passport dapat dilayani di DKI Jakarta, Batam dan Surabaya. Bagian DKI Jakarta yang melayani E-Passport adalah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tanjung Priok dan Soekarno Hatta
  • Biaya yang dikenakan pada pengurusan E-passport ini sekitar Rp 655.000 dan dibayarkan pada Bank BNI
  • Pembuatan E-passport tidak dapat diwakilkan oleh siapapun, kecuali pada saat pengambilan dapat diwakilkan dengan surat kuasa bermaterai.

Tahapan pengajuan E-Passport

“Gue nginep di sevel demi e-passport,” ujarku dalam percakapan di whatsapp grup bersama teman-teman blogger. Mungkin kelihatannya terlalu lebay atau tak masuk akal, namun begitulah kenyataan yang harus saya hadapi. Kondisi kos saya yang menerapkan jam malam yaitu sekitar jam 1 malam pintu kos akan ditutup dan dibuka kembali pada pagi hari sekitar jam 6, mau tak mau mengharuskan saya untuk bertahan di sevel.

Alasan bermalam di sevel ini bukannya tanpa sebab, antrian di kantor Imigrasi Jakarta Selatan dimulai dari sekitar pukul 4 dini hari inilah jawaban sebenarnya. 

Datang Awal, Nomor Antrian Pun Awal


Tak banyak yang tahu bahwa datang lebih awal pun menentukan nomor urut antrian. Kebetulan saya mengurus permohonan e-passport di Imigrasi Jakarta Selatan yang terletak di Mampang. Setelah meninggalkan sevel dengan ngantuknya, saya memesan ojek online yang berhasil mengantarkan saya hanya dalam waktu yang tak terlalu lama sekitar 15-20 menit dari karet. Beberapa orang telah berkumpul disana, padahal waktu menunjukan pukul 4.15 WIB pada saat itu. Saya langsung disodori sebuah kertas dan pulpen.

“Mas, isi nama di nomor urut 14 ya,” Seorang bapak berusia sekitar 60 tahunan mempersilakan saya untuk mengisi nama dan nomor urut sementara sebelum masuk dan mendapatkan nomor antri pada pukul 5 subuh.


Benar saja, jam 5 teng, kami yang telah menuliskan nama pada secarik kertas masuk, kemudian mengantri di kursi yang telah disediakan. Tak berapa lama, Pak Satpam memanggil satu per satu nama sesuai dengan nomor yang tertulis di secarik kertas.

Setelah mendapatkan nomor antrian, saya harus menunggu sampai pukul 7 pagi untuk melakukan walk in pengurusan e-passport yang berada di lantai dua kantor Imigrasi Jakarta Selatan.

Walk In dan One Stop Service (OSS)


Setelah mendapatkan nomor antrian dan dipersilahkan untuk naik ke atas, beberapa petugas akan memeriksa dokumen ASLI dan dicocokan antara KK dengan KTP. Sehingga, sangat diharapakn untuk memperhatikan dengan detail setiap dokumen.

Petugas selanjutnya akan memberikan berkas permohonan E-passport dengan stopmap berwarna kuning bertuliskan “Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan”. Dalam berkas tersebut terdapat formulir permohonan. Isilah dengan seksama, apabila tidak paham dengan isian bisa ditanyakan kepada petugas. Nantinya, salah satu petugas akan memandu langsung bagaimana mengisi formulir secara keseluruhan, jadi yang belum mengisi formulir jangan khawatir dengan hal ini.



One Stop Service (OSS) telah di terapkan oleh Kantor Imigrasi di Jakarta khususnya di Jakarta Selatan. One Stop Service menerapkan satu rangkaian proses pembuatan paspor dengan lebih mudah yaitu mengabungkan wawancara (interview) dan foto dalam satu waktu. Jadi setelah masuk dalam pemanggilan sesuai nomor antrian kemudian proses selanjutnya hanya wawancara dan foto dalam satu loket saja. Sangat mudah sekali ya. 

Pembayaran E-passport


Hal yang dilakukan setelah melakukan wawancara dan foto adalah pembayaran melalui Bank BNI. Petugas loket akan memberikan form pembayaran setelah proses permohon e-passport selasai. Pilihan pembayaran yang diberikan adalah melalui debit BNI, pembayaran cash melalui teller di Bank BNI dan Transfer. Karena saya tidak memiliki rekening di BNI, maka saya diberikan pilihan untuk membayar cash di teller Bank BNI. Batas waktu yang diberikan untuk melakukan pembayaran adalah paling lambat 7 hari.

Pengambilan E-passport

Pengambilan E-passport dilakukan pada pukul 10.00 sampai dengan 14.00 WIB, lebih siang daripada permohon e-passport. Pengambilan dilakukan 5 hari kerja setelah dilakukan pembayaran, misalnya pembayaran di lakukan pada hari Jumat, maka pada hari Jumat minggu berikutnya E-passport sudah dapat diambil. Setalah melakukan antrian sesuai dengan nomor, maka pemohon akan mendapatkan E-passport tersebut. Yeaay, selamat kamu telah mendapat E-passport.



82 komentar:

  1. Pasporku masih banyak halaman kosongnya. Mau ganti sayang juga masih 2 tahun lagi :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Bang Said, Iya Bang, kalau saya memang pemburu cap di paspor :D

      Hapus
  2. Pasporku ada tulisan, "kok ga pernah di pake. G pernah jalan2 ya . Hiks "

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Afrizal, ayooo jalan2 bareng :D, dijamin pasti seru hahaha

      Hapus
  3. gw kmrn memperpanjang pasport biasa ngak epasport coz harga nya selisih dan juga jarang2 pergi hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Bang Cumi, hahaha kan berdoa saja supaya bisa pergi bareng sama Bang Cum, pasti mengasyikan amiiin2 :D

      Hapus
  4. Klo tinggal di tangerang gimana?

    BalasHapus
  5. Klo tinggal di tangerang gimana?

    BalasHapus
  6. Kalau passport lama masih berlaku boleh bikin e-pasport juga ga ya? Hihihi. Untuk buat e-pasportnya apa bisa di mana saja? *sambil menanti 2 tahun lagi :D

    BalasHapus
  7. Bukan main perjuangan untuk bikin paspor (baik yang biasa atau elektronik), temen-temen lain banyak mengeluhkan hal yang sama juga. Harusnya dibuat regulasi yang lebih baik agar calon pengaju paspor nggak harus menginap di 7-11 hwhwhw

    BalasHapus
  8. aku pas bikin paspor ga seantri itu. hehehhe. sayang kalo sudah antri panjang tapi paspor masih kosong *curcol*

    BalasHapus
  9. Passportku baru dipakai sekali, stempelnya dari imigrasi KIAA Jedah, hahaha. Pengen dapat lagi, tapi dari jedah lagi aja. Kali ini umroh, aamiin ^_^

    BalasHapus
  10. wuahhhh pagi bangetttt, wihhh ngeri jadinyaaa. Pasport masih bersih sampai sekarang :)

    BalasHapus
  11. widihh ternyata beneran memang harus ngantri dari jam 4 pagi ya mas. Tunggu passport abis dulu ahh masa berlakunya~

    BalasHapus
  12. Terima kasih gan,
    Saya pengen bikin paspor dan visa,tapi ini masih tunggu NPWP dan akte lahir belum jadi,maklum saya baru pindah KTP dari Kebumen ke alamat DKI :)

    BalasHapus
  13. mas bikin e-pasport nya dimana? oh iya saya kan dari luar jakarta, surat rekomendasi nya kayak apa ? dan gimana mas? ^^

    BalasHapus
  14. Wuidih, rame bener itu antriannya... Kayaknya kemaren pas bikin paspor nggak sampe begitu.. Hehehe.. Bang Salman mau liburan kemana ni bikin e-paspor?

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  16. Maaf mau Tanya, saya bukan pelajar juga bukan bekerja d prusahaan, apakah nanti ada kendala utk pembutan e paspor nya? maksudnya untuk persyaratan d nomor 5, surat rekomendasi luar daerah

    BalasHapus
  17. Belum punya paspor.. Bingung juga mau ke mana heee.. Masih keliling Indonesia aja dlu #wonderfulIndonesia

    BalasHapus
  18. Penjelasan yang menarik, terima kasih mas. Langsung neh mau buat pasport, buat s2 insyaAllah :)

    BalasHapus
  19. kalo nggak punya akte kelahiran bisa nggak ya? belum punya soalnya. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. akta lahir/akta nikah/ijasah (pilih salah satu) bisa untuk pengajuan paspor, tks

      Hapus
  20. wah gampang2 susah juga ya..ntar mo coba juga ah

    BalasHapus
  21. Mau tanya, di persyaratan dokumen point 5 surat rekomendasi itu apa ya? Suratnya harus dari mana atau dari siapa?

    BalasHapus
  22. Iya ni gimn dg yg mau buat e paspor tp berdomisili diluar Jakarta, jg ga krj di Jakarta. Surat rekomendasi sbg Persyaratan no 5 gimn?

    BalasHapus
  23. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  24. Surat Rekomendasi (Domisili Luar Jabodetabek)???
    Pernyataan Paspor Baru (Bagi Pemohon Perpanjangan Paspor diharapkan membawa Paspor Lama)???

    maksudnya gimana ya bro?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bila paspor lama dibawa plus fotokopi, menjadi lebih mudah, karena ketika fotokopi nya di scan, informasi anda sudah ada dan yang dilakukan hanya update informasi saja (apakah pindah rumah, atau status berubah single/kawin dst)

      Hapus
  25. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  26. kalo tinggal di daerah bekasi, bisa bikin e-pasport di jakarta? makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kantor Imigrasi terdekat, misalnya Jakarta Selatan yang menurut pengalaman saya serfis nya cepat dan tidak mempersulit karena mereka bahkan mengajarkan cara mendasar seperti menulis formulir permohonan step by step.

      Hapus
  27. wah terima kasih infonya, sekarang banyak yang menganjurkan untuk langsung buat e-passport saja soalnya

    BalasHapus
  28. Karena blog anda, hari ini saya sudah memiliki E-paspor. Terimakasih banyak. Keterangan anda sangat membantu saya dalam pembuatannya. Untuk melengkapi saja. Hari Selasa dan Jumat, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan buka pada jam 6 pagi. Bagi yang berumur 60 keatas mendapat fasilitas Prioritas, dan didahulukan. Sekarang pembayaran dapat dilakukan di 30 bank dan kita tidak usah mengembalikan bukti pembayaran karena nomor nya harus dimasukkan ke menu pembayaran yang notabene sudah online. Kita tinggal menunggu dirumah, dan E-paspor diantar kerumah dalam 5 hari saja (bagi E-paspor). Saya bangga sekali buat kantor Imigrasi kita yang selalu memperbaiki serfis bagi warganya.... !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. apakah anda masih antri seperti yang diceritakan di blog ini? ngmg2 ijazah tu ijazah apa ya? tqtq

      Hapus
  29. Kalau KTP Bandung tapi mau bikin e passport di Jakarta bisa ga yah?
    Mau kirim dokumen"nya dulu semua, begitu di info untuk foto baru dtg ke Jakarta?
    Makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa. Kirim-kirim bagaimana? itu dokumen asli kalau hilang bagaimana?
      Sudah dijelaskan lengkap, WALK IN alias datang langsung pagi-pagi, dilayani full sampai foto. BERES. Gampang sekali.

      Hapus
  30. Mau tanya dong, saya punya paspor biasa (masih berlaku sampai 2019) tapi saya mau ganti jadi e-passport nah itu prosedur pembuatannya sama kah (dari awal lagi kah) atau beda lagi ? Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. baca dr bbrp blog sih bisa, cara dan persyaratannya sama spt buat baru. tks

      Hapus
  31. Waahh, pertanyaannya sama
    *nunggu jawaban dr admin*
    :D

    BalasHapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  33. Makasih banyak infonya bang, sangat membantu. Oh ya bang saya mau mengganti paspor lama dg epaspor, lalu surat rekomendasi itu apa ya? Terimakasih

    BalasHapus
  34. Makasih banyak infonya bang, sangat membantu. Oh ya bang saya mau mengganti paspor lama dg epaspor, lalu surat rekomendasi itu apa ya? Terimakasih

    BalasHapus
  35. Untuk surat pernyataan permohonan, bisa d dapatkan dr mana ya?

    BalasHapus
  36. misi gan, mau nanya...klo bikin e-paspor tapi paspor umum/biasa, apakah bisa dipake untuk umroh?makasih

    BalasHapus
  37. Hallo gan, posisi saya di balikpapan kalau epassport yang sudah jadi apakah bisa di kirim ke alamat saya yang dibalikpapan?

    BalasHapus
  38. Hallo gan, posisi saya di balikpapan kalau epassport yang sudah jadi apakah bisa di kirim ke alamat saya yang dibalikpapan?

    BalasHapus
  39. Hallo gan, mau nanya nih saya kan tinggal dan kerja dijakarta, apa saya perlu bawa surat rekomendasi dari kantor buat bikin e-passpor?
    Maaf newbie hehehehe
    thanks gan

    BalasHapus
  40. Hi Gan, kalau saya tinggal dimalaysia,Gimana ya? apakah bisa bikin dibatam ya?

    BalasHapus
  41. mau bikin passpor juga antriannya banyak ya..

    BalasHapus
  42. Saya mau tanya
    1. Kalau buat Paspor harus pakai ktp biasa atau ektp??
    2. Apa bisa domisili di Bogor membuat di Jakarta??
    3. Di point no.5 saya bisa dapatkan surat keterangannya dimana ya??

    Mohon Informasinya,karena paspor saya sudah mau habis masa berlakunya...
    Terima Kasih

    BalasHapus
  43. Saya mau tanya
    1. Kalau buat Paspor harus pakai ktp biasa atau ektp??
    2. Apa bisa domisili di Bogor membuat di Jakarta??
    3. Di point no.5 saya bisa dapatkan surat keterangannya dimana ya??

    Mohon Informasinya,karena paspor saya sudah mau habis masa berlakunya...
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Kalo e.passport kudu pake e.ktp
      Kalo passport biasa, bisa e.ktp ato ktp biasa.

      2. Bisa
      Apalagi klo e.passport, emg kanim nya banyakan di jakarta, kan bogor blm ada

      3. Kantor lurah ato camat setempat


      Notes: sy baru aja rencana mo bikin paspor biasa, sy tggal d bogor, rncana mo bikin di kanim bogor.
      Tp stelah baca2 artikel ini, jd pengen biki e.passport, mgkn bikinnya di kanim Soeta.

      Hapus
  44. kalo mau buat e passport bisa lewat online gak ya? makasih

    BalasHapus
  45. kalau tinggal di bogor perli buat surat keterangan ga pas buat e passprt? bisa ikt buat dijkt mana aja kan?

    BalasHapus
  46. Masih bingung dengan e-passport. e-ktp saja masih ribet mw nambah pake e-passport lagi,,,heheh

    BalasHapus
  47. Kalo dtgnya siang emg msk antrian biasanya jm brp yah?berharap bs umroh secepatnya nih

    BalasHapus
  48. mau tanya kalau bikin e pasportidak ada ijasa nya bisa tidak...ijasa saya hilang waktu banjir?terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ijasah hanya optional aja yang penting ada KTP, KK dan Akta Lahir.. (pengalaman sy dulu pas buat paspor baru bisa kok) smg membantu..

      Hapus
  49. Untuk bikin paspor baru harus ada ijazah neng... Ijazah SD juga boleh.
    Smoga info ini membantu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  50. sangat membantu sekali nih infonya, gak pake ijazah masih bisa kan ya?

    BalasHapus
  51. banyak juga ya yang ngantrinya, thanks infonya..

    BalasHapus
  52. sebaiknya ganti paspor biasa ke e-paspor sebelum masa berlakunya habis atau sah-sah saja membuat e-paspor jauh setelah masa berlaku habis? apakah ada sanksi administratif jika terlambat memperpanjang paspor

    BalasHapus
  53. tanya dong..kalo passport udh habis masa berlaku (7 bulan yang lalu), pengajuan baru atau ganti habis masa berlaku ya? Thanks

    BalasHapus
  54. Terima kasih untuk penjelasan nya bnar2 sangat membantu. Kira2 masih ada yg kurang saya mengerti itu di perlukan ngga ya bawa passport org tua atau ktp org tua ? Soalnya ad bbrp blogger di cantumkan bawa, jdi agak kurang yakin, mohon bantuan nya

    BalasHapus
  55. Terima kasih tipsnya, kebetulan sekali saya mau buat passport,

    BalasHapus
  56. Yah,, pasporku masih lama masa berlakunya. Btw, gak ada foto paspornya ya?

    BalasHapus
  57. Wah saya belum pernah ngurus yang kayak beginian. Memang semuanya sekarang menjadi mudah apabila ada penambahan huruf "e" di depan

    BalasHapus
  58. Saya mau tanya
    1. Kalau buat Paspor harus pakai ktp biasa atau ektp??
    2. Apa bisa domisili di Bogor membuat di Jakarta??
    3. Di point no.5 saya bisa dapatkan surat keterangannya dimana ya??

    Mohon Informasinya,karena paspor saya sudah mau habis masa berlakunya...
    Terima Kasih

    BalasHapus
  59. Kalo mau buat passport emg harus pagi2. Kalo bisa abis subuh langsung berangkat biar ngantrinya ga panjang :D

    BalasHapus
  60. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  61. baguss,, nambah wawasan, sapa tahu bentar lagi kelayapan ke luar negeri :v

    BalasHapus
  62. Kalau mahasiswa yang tidak berkuliah dan berdomisili di jakarta bagaimana ya mba? Apa hanya menyerahkan ID card mahasiswa saja? Terimakasih sebelumnya :)

    BalasHapus
  63. Untuk pengambilan e-passport perlu ada persyaratan terlampir lg untuk di bawa seperti slip pembayaran gak ya, atau tinggal antri dan ambil?

    BalasHapus
  64. kalau saya orang cirebon saya juga kerja si cirebon ,gimana mau mendapatkan surat rekomendasi

    BalasHapus
  65. itu ada syarat harus bawa ijazah. nah apa mutlak ya. karna ijazah saya udah nggak ada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, iya, Ijazah saya juga lagi ditahan nih :-x

      Hapus
  66. Nyasar ke Blog ini, lalu dapet ilmu baru. :D

    BalasHapus
  67. Kalau untuk domisili sementara didaerah Glodok tapi saya akan membuat E Passport nya di Jakarta Pusat boleh atau tidak ya, atau surat domisili nya harus di Jakarta Pusat, terima kasih.

    BalasHapus
  68. Kalau untuk domisili sementara didaerah Glodok tapi saya akan membuat E Passport nya di Jakarta Pusat boleh atau tidak ya, atau surat domisili nya harus di Jakarta Pusat, terima kasih.

    BalasHapus
  69. Bang, klo untuk yang berada di luar Jabodetabek tadi surat rekomendasinya dari RT/RW atau bisa dari kantor?

    BalasHapus