Nuansa Batik di BATIQA Hotel Cirebon

23.30.00 Bluepacker ID 43 Comments

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia

Melintasi salah satu kota di Jawa Barat ini seakan dibuai oleh cerita beberapa ratus tahun silam yang menggambarkan pelabuhan tempat aktivitas kerajaan Pajajaran. Selain Pajajaran, kisah Sunan Gunung Jati yang menyebarkan agama Islam di tanah Cirebon juga menjadi daya tarik sendiri, apalagi kasepuhan atau keraton-keraton lain yang tersebar di beberapa titik di Cirebon.

Selain kerajaan dan Sunan Gunung Jati, Cirebon memiliki tradisi batik unik di Pulau Jawa. Motif batik Cirebon terkenal dengan sebutan Mega Mendung. Mega Mendung sendiri berarti awan yang mengandung hujan dan membawa kesuburan bagi tanah Cirebon. Menurut beberapa kisah, asal mula motif Mega Mendung erat kaitannya dengan Sunan Gunung Jati yang menikah dengan gadis Tionghoa sehingga terjadilah akulturasi budaya antara Jawa dan Tionghoa serta beberapa budaya lain.

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia
Interior  Batik di Lorong Ruang Lobby
Motif batik bergradasi warna menarik pun muncul dari akulturasi budaya. Warna dominan yang tadinya hanya cokelat, warna cerah seperti biru, ungu, bahkan hijau terang pun menambah variasi motif. Saya suka dengan pilihan warna biru yang mempesona. Ya, saya suka Mega Mendung warna biru, bagi yang mau membelikan, saya persilahkan loh, jangan sungkan-sungkan.

Makanan khas Cirebon pun banyak diminati wisatawan dari berbagai ujung Indonesia. Empal gentong yang khas, kemudian nasi jamblang yang mengenyangkan serta nasi lenko yang sedap apabila disandingkan dengan sate kambing. Kuliner lainnya masih banyak lagi dan belum dapat disebutkan satu per satu.
Nuansa Batik di BATIQA Hotel Cirebon
BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia
Nuansa Batik di BATIQA Hotel Cirebon 
BATIQA Hotel Cirebon mengangkat konsep budaya tradisional khususnya batik namun tidak mengesampingkan konsep modern. Layaknya sebuah hunian yang nyaman dan memiliki arti mendalam, memperkenalkan batik adalah sebuah bentuk tanggung jawab moral terhadap pelestarian budaya sekaligus mengenalkan kepada wisatawan asing akan kekayaan budaya Indonesia. Bukan hanya sekedar moto, namun dibuktikan dengan interior yang sangat istimewa, nuansa batik di setiap kamar, baik standard maupun suite.

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia

Memasuki lobi depan, saya sedikit terperangah dengan susunan beberapa buah persegi yang tersusun rapi membentuk dinding di belakang resepsionis. Rupanya, persegi-persegi kecil berwarna cokelat tua dan muda tersebut bukanlah kayu namun terbuat dari tembaga. Tembaga yang telah diukir mengikuti bentuk dan susunan desain batik yang akan dicetak. Iya, dinding tersebut dihiasi dengan cetakan batik yang beragam, mulai dari desain sederhana sampai dengan desain batik yang rumit dan menghasilkan batik dengan motif yang khas pula.

Dua pasang patung kecil mengunakan pakaian tradisional menyambut saya di meja resepsionis. Keduanya tampak harmonis dan tersenyum menyambut kedatangan sang tamu yang tengah mengembara entah kemana, mencari sebuah jati diri yang hingga kini tak kunjung ditemui. Seorang wanita dengan pakaian berwarna biru dengan sedikit corak batik kemudian tersenyum. Rasa lelah setelah melalui beberapa jam perjalanan dari Semarang seolah sirna. Dengan segera, resepsionis mengurus kedatangan saya, tanpa berlama-lama, kemudian seorang pria membantu dan mengantarkan saya ke kamar yang telah dipesan sebelumnya.

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia
Kasur Nyaman dan Empuk sangat Homy
Dari Semarang, saya mengunakan kereta api Argo Muria yang menempuh perjalanan sekitar 4 Jam. Rasa penat dan capai mendera badan. Setelah menempatkan semua barang di lemari, saya merebahkan diri di kasur yang nyaman dan empuk. Saat memandang keatas tempat tidur, saya melihat sebuah interior unik menyerupai motif batik Mega Mendung. Setelah melihat lebih detail, motif tersebut memang Mega Mendung yang terbuat dari kayu rotan. So fantastic. Dengan desain minimalis modern dan ditambah dengan nuansa batik dari unsur tradisional, menunjukan bahwa konsep modern dan tradisional jika disandingkan akan menambah keeksotisan hotel tersebut.

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia

Beranjak ke televisi yang menyala, disamping kanan terdapat majalah, lampu baca, buku catatan kecil, pulpen. Beralih ke sisi kiri, saya melihat beberapa cup untuk membuat teh maupun kopi instan yang telah disediakan satu set dengan pemanasnya. Kemudian, dibawah meja, terdapat beberapa laci yang salah satunya untuk menyimpan pendingin minuman berukuran sedang.

Lemari pakaian di desain simple dengan muatan kayu. Terdiri dari beberapa ruas yang dipisahkan oleh dua pembatas yang terbuat dari kayu. Dua buah hanger di gantung untuk menaruh beberapa baju atau celana. Kemudian dibawahnya terdapat brangkas, tempat menyimpan barang penting misalnya memiliki uang cash dalam jumlah banyak ataupun perhiasan. Apabila sandal tidak terbawa pada saat packing, sandal hotel telah di siapkan.

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia

Hawa sejuk terasa ketika saya masuk ke dalam kamar mandi yang didesain minimalis. Handuk lengkap beserta beberapa perlengkapan mandi seperti sabun, shampoo dan pasta gigi telah tersedia di kamar mandi. Sejenak melihat bayangan diri dicermin, kemudian membasuhkan air yang sejuk ke raut muka yang sedari tadi lelah. Ah, segar sekali. Lalu, saya usap mengunakan handuk dan terasa bersemangat kembali.

BATIQA Hotel Cirebon ~ Bluepacker Indonesia

BATIQA Hotel Cirebon memiliki 108 kamar standard dan 11 kamar suite dengan fasilitas fitness center, FRESQA Bistro dengan international menu, FRESQA Lounge, business center and meeting facilities, shuttle service, coffee shop, WIFI dan berbagai fasilitas lain yang lengkap.

Menyusuri Cirebon tidak hanya sebatas duniawi saja, namun suasana penelusuran jiwa di Masjid Merah dan Goa Sunyaragi seakan memberikan ruang bagi batin untuk mencari kedamaian yang selama ini dicari. Bukan hanya kepuasan dan kebahagian secara kasat mata, namun terlebih sesuatu yang lebih berharga yaitu berbagi terhadap sesama dengan tulus tanpa ada sesuatu yang disembunyikan.

Perjalanan hanya sementara, untuk mencari sebuah suasana baru, untuk membungkam sebuah kenangan lama, untuk melepaskan diri dari penat, untuk menambah teman baru dan untuk menambah kepuasan batin. Akhirnya tujuan dari sebuah perjalanan yang sementara adalah pulang ke rumah, karena rumahlah yang paling hakiki untuk tempat kita kembali.

Seperti pada sebuah quote tentang perjalanan yang kurang lebih mengambarkan apa yang saya bicarakan sebelumnya.

"The wish to travel seems to me characterictically human, the disire to move, to satisfy your curiosity or ease your fear, to changer the circumstances of your life, to be a stranger, to make a friend, to experience an exotice landscape, to risk unknown..." ~ Paul Theroux.



Informasi BATIQA Hotel Cirebon
Alamat :
Jl. Dr. Cipto Mangunkusomo, Kesambi
Cirebon, Jawa Barat
Petunjuk : Dari Stasiun sekitar 15 Menit dan dekat dengan CSB Mall

Email :
sa.cirebon@batiqa.com

Telepon :
0231 - 833 8000

Website :
BATIQA Hotel Cirebon

Social Media :
Twitter @batiqahotels 
Facebook BatiqaHotels

Pemesanan Via Agoda :
BATIQA Hotel Cirebon Via Agoda
(Harga dari Rp 370.000 s/d Rp 700.000)

Maps :

43 komentar:

  1. Bagus banget tulisannya Mas. Hotelnya juga menggugah untuk diinapi kalau ke Cirebon nanti :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halooo, Kak! Mau jadi bagian tim jelajah Kalimantan GRATIS? Ikuti lomba blog "Terios 7 Wonders, Borneo Wild Adventure" di sini http://bit.ly/terios7wonders2015 #Terios7Wonders

      Jangan sampai ketinggalan, ya!

      Hapus
    2. @Mba Evi, makasih Mba, ayo Mba, ada spesial rate loh *kedip2*

      Hapus
    3. @First Name, Makasih Infonya

      Hapus
  2. Saya malah naksir baju batik petugas hotelnya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Batiknya memang bagus banget, makasih udah berkunjung :D

      Hapus
  3. kebetulan banget butuh info hotel di cirebon ...
    mau wisata keluarga ke cirebon, sekalian nyobain tol cipali, lebih cepat sampai cirebon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo Mas, pasti betah di hotelnya apalagi ada spesial rate :D

      Hapus
  4. kapan-kapan kalau pergi ke cirebon pengen nginep di hotel itu

    BalasHapus
  5. Wiiiih lucu banget hotelnya. Nuansa batik gituuu. *yaiyalah* Aku kayaknya belum pernah ke Cirebon, deh. Jadi pengen...

    Yuk, ikutan! -> GIVEAWAY: Hemat Ongkos dengan Uber http://wp.me/p39Fhn-ps #senjamoktika

    BalasHapus
  6. Hi Mas Salman, terima kasih atas kunjungan dan ulasannya. We want you to stay for more too ;)

    Ditunggu kedatangan berikutnya, baik di BATIQA Hotel Cirebon, maupun di BATIQA Hotel lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Batiqa Hotel, Hai2 Sama2, hahaha makasih udah diberikan kepercayaan, siap, nanti dihubungi lagi :D

      Hapus
  7. Aaak biruuu, cocok bangetlah dengan dirimu Mas :hihi. Apik euy hotelnya, nuansa birunya tampak dengan sangat baik. Seolah-olah ia menyatu dengan Cirebon dan Megamendungnya, pemilihan ikon yang sangat jitu, dan sepertinya begitu nyaman. Keren sekali. Semua tampak sangat nyaman dengan pencahayaan yang bagus, tempat sempurna untuk menghabiskan malam :)).

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Gara, hahaha You Know I love the Blue hahaha, Iconnya memang pas banget :D

      Hapus
  8. Haaaa, keren mas. Bikin betah kayaknya hotel ini :-D

    BalasHapus
  9. hotelnya cakeeep man, batiik pisaan sampe ke si mba resepsionis...jadi pengen menjelajah cireboon.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Mba Dedew, hahaha iya Mba, batiknya memang sangat Cirebon, hayuk Mba jelajah Cirebon, apalagi ada spesial rate *kedip2*

      Hapus
  10. Hotel yang mengusung tematik seperti ini memang terlihat lebih menarik ya, apalagi tema nya tentang budaya....TFS

    Jalan2Liburan → Weekend Well Spent in Disneyland Paris

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Jalan2 Liburan, iya bener banget, akan menarik, perlu di tiru BATIQA Hotel ini mba hihihi

      Hapus
  11. Waaa hotelnya menggoda bangett pengen rebahan. Cakepp hotelnya, suka deh kalo hotel interiornya Indonesia bangett

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Mba Shinta, hihihi banget Mba, mega mendung nya itu loh hehehe

      Hapus
  12. Kasurnya kecil banget yaaa kak :-(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bang Cum, hahaha ngga lah, ini udah lebar kok

      Hapus
    2. Yang lebar yg mana ??? kasur nya atau badan nya ???? tolong di jelaskan :-)

      Hapus
  13. hotelnya memiliki ciri khas tersendiri ya

    BalasHapus
  14. Senangnya melihat hotel yang memajang produk lokal seperti ini. Sungguh ingin memperkenalkan salah satu ciri khas negeri ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Timur Matahari, saya juga bangga banget :D

      Hapus
  15. Kok pas kemaren ke Cirebon itu ga ngeh ada hotel ini ya? Btw, pool nya mana nih? Penting banget buat our Kiddos mah:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Mba Tesya, poolnya dalam tahap persiapan Mba, beberapa bulan lagi ada kok hehehe

      Hapus
  16. ini yah yang diceritkan kmeren hahhaha

    BalasHapus
  17. Menarik nih hotelnya, dan hal unik yang aku suka adalah penggunaan cetakan batik sebagai separator ruangan di lobby nya. Jadi kepikiran untuk mengadopsi itu seandainya punya rejeki untuk "menghias" rumah ...

    Ini komen yang kedua kalinya. Seingatku waktu itu udah komen, tapi belum masuk rupanya :-)

    BalasHapus
  18. Ya ampun full of batik yahhh, biru biru lagi, jadi inget hotel yg di Prawirotaman II

    Catett duluu, kayaknya kalo ke Cirebon mau nginep di sini, dulu taunya cuma aston sama grage hehehehe

    btw kak, dapet diskon berapa kalo bilang rekomendasinya dari Salman?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Meidi, hahaha diskon banyak kok kalau bilang dari salman hahaha :P

      Hapus
  19. hotelnya nyaman sekali ya apalagi dengan sentuhkan batik, begitu indah..

    BalasHapus